Selasa, 29 September 2015

Makna dan fungsi Sesaji Bunga ritual

Makna dan Fungsi Sesaji Bunga ritual menurut Ki Rekso Jiwo guru besar padepokan Ratu Alit dalam berbagai acara sangat dibutuhkan,karena mengandung filosofi disamping sebagai pengharum dan wangi bunga menambah khusyuknya dalam memanjatkan doa kepada Sang maha pencipta
berbagai macam keperluan menggunakan Sesaji bunga ritual yang beragam pula sesuai dengan kebutuhan,jika tidak mengunakan secara tepat dapat berpengaruh lain atau tidak sempurnanya ritual tersebut
Bunga ritual
Makna dan Fungsi Sesaji Bunga ritual 

Budaya leluhur nusantara memberikan petuahnya melalui berbagai macam simbolik agar maksut dan tujuan jelas,bukan hanya sebuah pemanis belaka namun mengandung arti yang mendalam
Makna dan Fungsi Sesaji Bunga ritual Seperti halnya bunga
KANTIL dari kata kanti laku tansah kumantil (dengan laku akan selalu terkait)
MELATI dari kata damel tentreme ati (membuat tentramnya hati)
KENANGGA dari kata angen angene gen ndang keno (apa yang difikirkan supaya segera tercapai)
MAWAR dari kata maneko warno sing olo gen tawar (segala sesuatu yang jelek biar tawar)

Berbagai bunga ritual yang dipakai untuk keperluan seperti bunga tabur,bunga setaman,bunga telon,bunga liman,bunga piton,bunga sangan dan bunga macan kerah yang memiliki fungsi atau dipakai sesuai dengan kebutuhan masing masing orang dalam melakukan ritual

Dalam layatan atau orang meninggal biasanya selalu mengunakan bunga tabur sebelum dan setelah dikubur,yang paling utama biasanya bunga tabur adalah bunga mawar yang memiliki tiga warna,baik merah,putih atau mawar pink/jambon karena dalam mengiring jenasah menghendaki segala sesuatu yang jelek biar tawar atau perginya sawan mayat atau energi negatif dari mayat tidak terbawa sampai dimakamkan
setelah mayat dimakamkan biasanya mengunakan Sesaji bunga ritual setaman,diatas pusaranya

Makna dan Fungsi Sesaji Bunga ritual setaman biasanya disamping untuk nyekar dipusara,juga berfungsi sebagai bunga sesaji untuk leluhur maupun danyang atau jin yang berada disekitar pekarangan.
karena bunga ritual setaman berasal dari kata sedoyo mboten ketaman atau segala sesuatu tidak mengenai,tentunya tidak heran jika pada malam jumat biasanya orang kuno,seperti simbah membuat bunga setaman dan ditaruh ditiga tempat utama
-satu bunga setaman didalam wadah berisi air ditaruh didepan pintu sebelah kiri
-satu bunga setaman didalam wadah berisi air ditaruh didapur
-dan satu bunga setaman ditaruh didalam kamar mandi atau WC
karena menghendaki keselamatan agar semua penghuni rumah tidak terkena sial atau sengkala,baik dari jin sekitar maupun kiriman energi negatif dari luar
bunga setaman terdiri dari bunga mawar,melati,kenagga

Makna dan Fungsi Sesaji Bunga ritual telon yang mengandung makna tansah elon atau selalu mengikuti,merupakan bunga ritual yang digunakan untuk sarana pengasihan,maupun kanuragan atau kesaktian baik untuk ritual mandi,sesaji pada saat puasa maupun untuk diminum airnya setelah ritual selesai
dimana banyak perguruan kanuragan tenaga dalam mempergunakannya sebagai sarana pengisian energi yang ditransfer atau dimasukan kedalam bunga telon tersebut
bunga telon terdiri dari mawar melati dan kantil
Bunga ritual
Makna dan Fungsi Sesaji Bunga ritual 
Makna dan Fungsi Sesaji Bunga ritual liman yang mengandung makna sedulur papat limo pancer atau saudara 4 dan 5 raga,bisa juga berarti gajah karena liman berarti gajah dan menginginkan keinginan pribadi agar menjadi orang besar atau wibawa yang kuat.
Banyak aliran kejawen yang memetri budaya jawi atau memelihara budaya jawa,memakai bunga ritual liman sebagai pemersatu saudara gaib agar guru sejati timbul membimbing ilmu batin.
bunga liman terdiri dari bunga mawar,melati,kantil dua macam,kenangga

Makna dan Fungsi Sesaji Bunga ritual piton yang mengandung makna pitulungan,sehingga banyak kalangan yang mengalami masalah yang berat sehingga melakukan iktiar usaha dan doa,serta memasrahkan kepada Sang Yang Maha Kuasa agar mendapat petunjuk penyelesaian
sehingga dimudahkan dalam menghadapi ujian hidup yang sedang menimpa
bunga piton terdiri dari mawar 3 macam,melati,kantil 2macam dan kenangga

Sesaji Bunga ritual sangan sangat jarang digunakan karena biasanya digunakan oleh spiritual dalam menyempurnakan kemampuannya,sehingga mampu menjadi payung yang mengayomi banyak orang.
bunga sangan dari kata sak kabehe menga atau semuanya terbuka menjadi sempurna

Sesaji Bunga ritual macan kerah dahulu digunakan oleh Kanjeng Panembahan Senopati sebelum menghadapi musuh yang berat,sehingga kanjeng panembahan Senopati memiliki daya dan wibawa yang kuat sehingga dapat memenangkan peperangan

Disamping bunga ritual memiliki filosofi tersebut namun bukan hanya itu,karena menyatunya manusia dengan alam semesta yang kemudian menjaga dan memelihara alam semesta agar tumbuhan selalu ada dan bunga bunga yang dipakai dalam ritual tidak itu saja namun masih banyak yang tidak disebutkan mengingat terlalu banyaknya sehingga pointnya malah tidak didapat,sehingga sementara hanya itu ssaja dahulu dan dibahas dilain hari
paling penting karena semua mahluk hidup dapat hidup berkat tumbuhan yang menghasilkan oksigen dan membuat manusia mahluk dibumi bisa bernafas dan hidup

whatshap Ki Rekso Jiwo 089666616661

Sabtu, 26 September 2015

Kisah Kesaktian Kejawen

Kisah Kesaktian kejawen wejangan Ki Rekso Jiwo merupakan fenomena yang melegenda sehingga sampai saat ini masih diburu banyak orang yang menginginkan keajaiban datang pada kehidupannya,sehingga berbagai masalah dapat diselesaikan atau keinginan untuk mencapai sesuatu

Kisah Kesaktian kejawen dimiliki oleh orang orang yang mumpuni dalam laku tirakat,yang mana orang tersebut mampu mengendalikan diri sehingga tidak tergantung pada sesuatu yang kemudian menjalani berbagai macam Tirakat yang merupakan kepanjangan dari Mati yen ora nekat,sebuah gambaran dimana keinginan tidak akan tercapai seolah olah mati bila tidak nekat mengejar cita cita dengan iktiar doa dan usaha
Kesaktian kejawen
Kisah Kesaktian kejawen

Terlebih Kisah Kesaktian kejawen dimiliki oleh orang orang yang mapan penghidupannya serta terpandang namun tidak sombong,bahkan berani melepaskan keduniawian dan bertempat tinggal dikalangan rakyat biasa serta menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
seperti halnya BRAY.Kusumonarso atau Bendoro Raden Ayu Kusumonarso yang merupakan nenek radenmas said raja mangkunegaran,yang mana hidupnya berada didesa terpencil sedangkan beliau merupakan darah biru atau Ningrat walaupun sebelum Radenmas Said memperoleh gelar raja

Kesaktian kejawen yang mumpuni dan melegenda,dimasa perjuangan Radenmas said yang bergelar pangeran samber nyawa dikejar kejar pasukan belanda sehingga memberi komando mundur sampai disendang siwani,untuk sementara disendang siwani pasukan alap alap samber nyawa dapat beristirahat,kemudian Radenmas said bermunajad memohon perlindungan dan petunjuk sang yang maha kuasa agar pasukannya selamat dari kejaran pasukan belanda
Kesaktian kejawen
Kisah Kesaktian kejawen
ditengah khusuknya bersemedi pangeran samber nyawa dikejutkan oleh dua ekor kerbau yang berkelahi saling seruduk,pertarungan yang seru saling seruduk yang mengakibatkan salah satu kerbau mengalami luka parah dengan patahnya satu tanduknya,dengan kondisi luka parah sikerbau yang kalah melarikan diri menuju semak semak
kejadian tersebut diamati dengan tenang oleh pangeran samber nyawa,sampai kerbau yang kalah minum disendang yang tertutup semak semak dan anehnya kembali segar kemudian kembali kearah lawannya hingga terjadi pertarungan kembali dan yang tadinya kalah menjadi menang.
setelah mengamati kejadian tersebut duduklah Raden samber nyawa dibatu dekat sendang dan bersemedi agar kejadian tersebut juga dialami oleh pasukannya yang harus mundur oleh serbuan pasukan belanda yang jumlahnya jauh melebihi pasukannya
Kesaktian kejawen
Kesaktian kejawen

Setelah beberapa saat kemudian,seluruh pasukan diperintahkan untuk meminum air sendang,maka timbullah kembali keberanian untuk berjuang kembali melawan pasukan belanda,walaupun berkat keberanian yang tumbuh membara dan banyak membinasakan pasukan belanda,namun pasukan belanda terlalu banyak untuk dihadapi.
Kembali terdesak,pasukan alap alap samber nyawa bergegas mundur menuju kediaman simbah beliau yang tak begitu jauh dari tempat tersebut,yaitu kearah utara timur,tepatnya dari sendang siwani didesa singgo dudutan menuju kedesa Kablokan didekat sendang ijo atau sebelum sendang ijo yang masih satu wilayah
Kesaktian kejawen
Kesaktian kejawen

Ditempat simbah Bendoro Raden Ayu kusumonarso,pangeran samber nyawa bersembunyi didalam rumah bersama pasukannya lengkap,sedangkan pada saat itu beliau berada disendang ijo,namun karena ketajaman batin dan Kesaktian Kejawen yang dimiliki,beliau mengetahui jika didalam rumahnya terdapat cucu beserta pasukannya yang bersembunyi dari pasukan belanda
Sebelum pasukan belanda mendekat,Bendoro Raden Ayu Kusumonarso masuk kekediaman beliau,kemudian memberi sesuatu dan memberi wejangan serta mengatakan
"ora perlu mbok adepi nganggo gaman,mbok pentelengi wae do minggat kabeh''
Tidak perlu kamu hadapi dengan senjata,cukup kamu pelototi saja,pada kabur semua''
Setelah mengatakan tersebut,semua senjata yang dipakai untuk berperang diminta dan ditancapkan didepan rumah.
Kesaktian kejawen
Kesaktian kejawen

Dengan Kesaktian kejawen yang dimiliki BRAY.kusumonarso pasukan belanda lari tunggang langggang melihat pangeran sambernyawa yang didampingi eyangnya
Kesaktian kejawen yang melegenda tersebut masih kuat mengakar dihati sanubari banyak orang,sehingga makam dan petilasan beliau hingga saat ini masih banyak yang mendatangi untuk berziarah,mengenang serta menghendaki keajaiban dalam hidup,dimana jaman semakin maju,persaingan semakin ketat dan masalah selalu menghantui

Bahkan kemarin saat berziarah napak tilas perjalanan pangeran samber nyawa,ada bapak bapak yang sudah disana lebih dari satu setengah bulan berada disana,melakukan tirakat untuk keperluan pribadi

Hampir disemua tempat yang biasa diziarahi baik makam maupun petilasan,sering terdapat orang orang yang melakukan ritual tirakat yang rela dan iklas dijalani selama beberapa hari bahkan berbulan bulan untuk memperoleh apa yang diinginkan serta dicita citakan
whatshap Ki Rekso Jiwo 089666616661

Kamis, 24 September 2015

Sejarah Gendam

Sejarah Gendam Menurut Ki Rekso Jiwo selama ini mungkin banyak yang tidak mengetahuinya,karena jaman dahulu dalam pengajaran ilmu tersebut sangat tertutup rapat atau rahasia dan hanya orang orang tertentu saja yang boleh mempelajari seluk beluk tentang ilmu gendam

Sejarah Gendam sebenarnya merupakan ilmu kejawen yang berasal dari bumi mataram,bumi mataram pada masa pemerintahannya berada diKraton Kartosuro yang kemudian hari dipecah oleh belanda menjadi dua bagian,yaitu Kraton kasunanan solo atau surakarta dan Paku alaman jogjakarta
Kasunanan solo dipimpin oleh raja yang merupakan saudara tua,sedangkan paku alaman jogjakarta dipimpin seorang sultan yang merupakan adik dari raja kraton solo
Sejarah Gendam
Sejarah Gendam

Sejarah Gendam yang berhubungan erat dengan kerajaan Mataram kraton kartosuro yang setelah dipecah belah belanda menjadi dua akhirnya tidak terurus dan meninggalkan puing puing yang kurang terawat

Dimasa penjajahan belanda berbagai ilmu supranatural hanya diturunkan dan diajarkan pada orang orang tertentu saja dan dikalangan darah biru atau ningrat
tak banyak orang dari luar benteng kraton dapat mempelajari ilmu ilmu supranatural
Dalam kondisi dijajah dengan penderitaan lahir batin,kemudian guru guru spiritual yang menguasai ilmu karang mengajarkan ilmu gendam,namun karena pola fikir rakyat jelata masa itu yang masih sangat mendewakan serta mengidolakan sosok pemimpin sehingga perjuangan untuk memperoleh kemerdekaan dari kaum penjajah sangat sulit diperoleh.
kelicikan belanda dalam mengadu domba serta menipu pemimpin pemimpin perjuangan hingga perjuangan harus terus berhenti saat kehilangan pimpinan
https://www.youtube.com/watch?v=yHlZHVXeJeM

Kemudian dicarilah seseorang yang memiliki karisma pemimpin,kemudian diajarkan ilmu gendam agar mampu memimpin dan melawan penjajahan dibumi nusantara

Pada dasarnya ilmu gendam dapat dipelajari oleh siapapun tanpa terkecuali,karena pada dasarnya manusia memiliki potensi alamiah yang luar biasa,walaupun tergantung kapasitas wadah serta ketekunan berlatih
Namun tidak semua orang mengerti cara membangkitkan potensi dalam diri manusia dan melatihnya sehingga berdaya guna sesuai kehendaknya
Disamping kapasitas sumber daya manusia dijaman itu belum mampu untuk memahami karena memang tidak adanya pendidikan formal yang secara umum dibuka sehingga kesengsaraan makin melanda
Sejarah Gendam
Sejarah Gendam

Sejarah Gendam berasal dari bahasa jawa dari Genture Karso amargo gegeting rasa Nyidam yang kemudian disingkat menjadi Gendam
genture karso merupakan bergejolaknya kehendak dan amargo gegeting rasa Nyidam berarti karena keinginan sangat kuat dalam memiliki keinginan,yang dilambangkan dengan Nyidam yaitu suatu kondisi dimana wanita hamil dan menghendaki sesuatu yang harus tercapai karena tuntutan jabang bayi
sehingga bergejolaklah rasa yang kemudian ngudi lan mbudi daya potensi yang ada pada dirinya dengan menciptakan sesuatu yang dapat berguna untuk mencapai keinginannya

Dan kemudian sampai saat ini ilmu gendam diajarkan diberbagai perguruan baik diluar jawa hingga mancanegara,karena ilmu gendam dari jaman dahulu hingga saat ini masih dikenal keampuhannya dan banyak diburu oleh berbagai kalangan
whatshap Ki Rekso Jiwo 089666616661

Senin, 07 September 2015

Legenda Makam Samber Nyawa

Legenda makam samber nyawa diastana mangadeg bersama Ki Rekso Jiwo dimatesih kabupaten karang anyar solo,yang tertanam jasad raden mas said raja istana puri mangkunegaran solo,yang dikenal memiliki banyak kesaktian yang mana memperoleh sebuah mustika merah delima dari gurunya yang kemudian ditelannya.
Legenda Makam Samber Nyawa
Legenda Makam Samber Nyawa

Sehingga senjata apapun akan tawar saat mengenai tubuhnya dan tidak melukai sedikitpun,oleh sebab itulah pasukan belanda selalu kuwalahan menghadapi pasukan yang dipimpin radenmas said.
Karena banyak pasukan yang menghadapi pasukan radenmas said selalu dapat ditumpas kemudian belanda memberi nama pasukan tersebut sebagai alap alap samber nyawa,disamping dipimpin oleh seorang yang memiliki kemampuan kanuragan tingkat tinggi dan memiliki semboyan yang kuat tertanam dijiwa pasukan alap alap sambernyawa yang berbunyi TI JI TI BEH yang kepanjangannya adalah Mati siji mati kabeh,mulyo siji mulya kabeh (mati satu mati semua dan mulya satu mulya semua) sehingga kekompakan dalam satu komando begitu kuat

Legenda Makam Samber Nyawa
Legenda Makam Samber Nyawa
Legenda makam samber nyawa di astana mangadeg yang letaknya berada dibukit dikaki gunung lawu yang lumayan tinggi,sehingga jika bukan orang yang biasa olah raga atau memiliki fisik bagus maka akan ngos ngosan karena letak makam yang mendaki walaupun jalan tergolong bagus meniti anak anak tangga

Coba bayangkan jaman dahulu.

jalan yang tentunya masih alami bukan seperti saat ini yang sudah dibuat sedemikian rupa hingga terlihat apik nan rapi,jalan sendiri saja sudah capek,apalagi dengan memikul jenasah raja puri mangkunegaran yang bergelar samber nyawa
tentunya anda bisa membayangkan kuatnya fisik abdi dalem atau prajurit prajurit dimasa itu
Legenda Makam Samber Nyawa
Legenda Makam Samber Nyawa
Jalan menanjak yang lumayan jauh melewati berbagai hamparan yang dibuat monumen sehingga terasa indah disamping menikmati rindangnya pepohonan tumbuh subur dibukit itu
Tak ada ruginya untuk berdarma wisata ke astana mangadeg yang masih dilestarikan oleh keluarga mangkunegaran,justru akan membuat kesan yang menyenangkan dan menentramkan hati,terlebih bagi pelaku spiritual kejawen

Legenda makam samber nyawa yang cukup dikenal dijaman dahulu banyak burung atau binatang yang terbang diatas cungkup makam raja mangkunegaran yang pertama pastilah mati dan jatuh kebumi karena pancaran energi supranatural yang masih tersimpan dimakam beliau

Legenda Makam Samber Nyawa
Legenda Makam Samber Nyawa
Banyak sekali pepohonan tua berada disekitar jalan setapak menuju makam sehingga suasana sejuk dan nyaman
bukit yang menyimpan energi alami yang luar biasa ditambah tokoh yang dimakamkan disini menambah aura Legenda makam samber nyawa semakin kuat

Dan pada saat memasuki makam dipuncak bukit,bagi wanita diharuskan memakai kain samping atau kain batik /jarik untuk menghormati adat istiadat jawa yang penuh sopan santun,karena makam yang dikunjungi adalah makam raja dan masih dipelihara dengan baik oleh ahli waris keturunan beliau

Bahkan sering sekali diadakan napak tilas perjuangan dan laku batin diberbagai tempat seperti pantai sembukan,parang gupito,sendang siwani krisak wonogiri yang kemudian  diakhiri dimakam ini,oleh komunitas spiritual baik yang masih ada trah atau keturunan mangkunegaran atau orang orang yang mencintai dan mendukung perjuangan raden mas said yang memegang sumpah atau semboyan TI JI TI BEH

Legenda Makam Samber Nyawa
Legenda Makam Samber Nyawa
Banyak bangunan yang bermotif hindu jawa yang membuat suasana nampak artistik dan unik
Karena perjalanan cukup jauh disediakan tempat tempat untuk istirahat sejenak pelepas lelah mendaki bukit diAstana mangadeg 

Legenda Makam Samber Nyawa
Legenda Makam Samber Nyawa
demikian sedikit uraian tentang legenda makam samber nyawa,karena didalam makam tidak diperbolehkan untuk berfoto maka kami sajikan sekilas foto foto disekitar astana mangadeg secara terbatas,
untuk menghargai kesakralan makam sehingga aturan tersebut diberlakukan
whatshap Ki Rekso Jiwo 089666616661

Senin, 31 Agustus 2015

Ki Ageng Pengging

Ki Ageng Pengging menurut Ki Rekso Jiwo merupakan salah satu murid kinasih Syeh siti jenar yang terkenal fenomenal dalam mengajarkan manunggaling kawula gusti,ajaran islam kejawen yang menitik beratkan Hakekat ketuhanan
dimana ajaran yang sederhana dan mendasar,salah satunya sesuai hadist yang berbunyi''Ahklak yang baik dapat mencapai kedudukan disurga yang tidak dapat dilakukan dengan amalan yang lain''
Ki Ageng Pengging
Ki Ageng Pengging
urutan ajaran islam ada empat yaitu Syareat,hakekat,tarekat dan makrifat.syareat merupakan aturan baku yang diajarkan nabi muhammad saw yang tertulis dalam Al-quran dan hadist 
Hakekat merupakan makna sesungguhnya yang tersirat dalam Al-quran dan hadist
tarekat merupakan pengamalan lebih mendalam tentang hakekat Al-quran dan hadist
Makrifat merupakan kondisi dimana ketenangan,kedamaian tanpa ada beban,menjalani hidup sesuai kehendak Allah swt,dimana bisa dikatakan manunggaling kawula gusti

Disebabkan oleh perbedaan faham antara aliran putih atau garis keras yang menitik beratkan Syareat dan aliran islam kejawen atau abangan yang berdasarkan Hakekat,disamping itu ada muatan politik kerajaan islam serta dikawatirkan ajaran islam tidak sesuai aslinya maka Syeh siti jenar dihakimi oleh kerajaan islam demak dialun alun
Ki Ageng Pengging
Ki Ageng Pengging
Ki Ageng Pengging atau Kyai Ageng Kebo kenongo merupakan ayahanda dari jaka tinggkir yang mana dijadikan murid oleh Sunan Kalijaga dan setelah perjalanan panjang menjadi raja kraton Pajang yang bergelar Sultan Hadiwijaya dan mengajarkan kembali Manunggaling kawulo gusti didalam kedaton
Ki Ageng Pengging merupakan Raja Pengging yang terkenal akan kehebatannya kesaktiannya,sehingga kerajaan demak takut untuk menyerang kerajaan pengging.
bayangkan,jika muridnya saja ditakuti,bagaimana gurunya ?
Syeh siti jenar sudah dalam tingkatan manunggaling kawula gusti,dan sebenarnya sunan kalijaga mengakuinya,namun karena kegigihan Sunan kalijaga dalam membuntuti syeh siti jenar,dan hanya sunan kalijaga saja yang mampu menandingi keampuhan ilmu syeh siti jenar pun mengakui kehebatan sunan kalijaga dan menyerahkan diri jika hendak diadili dialun alun demak

Ki Ageng Pengging
Ki Ageng Pengging
Karena menghormati Syeh siti jenar dan Ki Ageng pengging,maka sunan kalijaga mengangkat Jaka tingkir sebagai murid untuk menyempurnakan ilmu yang diperoleh dari ayahanda jaka tingkir dan guru gurunya

Demikian sekelumit kisah sejarah dari Ki Ageng pengging yang tentunya banyak diketahui oleh spiritual ataupun budayawan.
disamping menikmati sumber mata air atau umbul yang banyak tersebar diwilayah Pengging,banyudono boyolali tentunya akan semakin baik jika berwisata sejarah dan religi ke makam Ki Ageng Pengging atau Kyai kebo kenongo yang mana jaman dahulu adalah Raja diwilayah Pengging,walaupun sisa sisa kerajaan hingga saat ini masih hilang ditelan bumi dan belum diketemukan letaknya secara pasti
whatshap Ki Rekso Jiwo 089666616661

Jumat, 28 Agustus 2015

Pusaka Kraton solo

Pusaka Kraton solo,Kraton solo Menurut Ki Rekso Jiwo,jaman dahulu merupakan sentral pembelajaran dan menjadi acuan rakyat jelata dalam berbagai hal,karena pusat pemerintahan berada dibawah kekuasaan raja yang bertempat tinggal diKraton solo,bahkan hingga saat ini kraton solo masih ditinggali oleh raja dan keluarganya,walaupun pemerintahan mengikuti bagian Indonesia
Sehingga tradisi budaya masih dipertahankan hingga saat ini,tentunya wilayah kraton solo masih kuat energinya secara spiritual dan supranatural

Kraton solo siti hinggil
Kraton solo siti hinggil
Terlalu panjang dan lebar jika membahas tentang Kraton solo baik detail bangunan maupun adat istiadat yang digunakan dalam lingkungan kraton,
untuk itulah saat ini hanya memberikan informasi tentang siti hinggil yang berarti tanah tinggi dimana letaknya berada didepan kraton kasunanan solo atau berada disebelah utara kraton dimana dahulu merupakan tempat yang digunakan senopati mengumpulkan prajurit dan memberi komando untuk mempertahankan Kraton dari ancaman luar

Dilihat dari banyaknya meriam yang berada disitu dan jalur yang dibuat memecah pasukan mengitari siti hinggil yang dinamakan jalur sapit urang, kedua jalur tersebut bisa dilihat dari tembok siti hinggil dan sisi tembok tersebut digunakan pasukan panah untuk membidik pasukan musuh yang hendak membuat onar kraton solo

Kraton solo
Kraton solo 
Meriam yang paling besar berada disebelah utara siti hinggil tepatnya disebelah timur pagelaran yang berfungsi sebagai meriyam utama dalam mengempur pasukan musuh yang hendak memasuki alun alun,meriyam yang berada didepan siti hinggil merupakan serangan sambutan jika pasukan musuh masih berusaha memasuki alun alun sampai kepagelaran
Dan bila musuh masih bisa menerobos meriam sambutan maka pamungkasnya adalah meriam Nyai Setomi

Karena merupakan Meriam pamungkas atau Pusaka Kraton solo dan hanya dipergunakan oleh pembesar kerajaan dalam berjuang mempertahankan kraton solo dari ancaman sehingga sangat jarang digunakan 
Letaknya yang berada ditengah tengah Siti hinggil dimana para prajurit berkumpul,menerima komando dan doa bersama agar kraton selalu dalam lindungan tuhan,bila ada ancaman dari luar kraton solo dapat ditumbangkan atau dihancurkan.

Sifat meriam pamungkas yang sangat jarang digunakan kecuali musuh sudah mendekati siti hinggil,serta seringnya diadakan ritual doa memohon keselamatan kepada Sang Maha Kuasa.
sifat kelembutan dan ketulusan dalam melakukan ritual permohonan menjelma dalam bentuk energi keselamatan dan kejayaan berwujud wanita cantik bekemben/kebaya dan selendang kuning

Kraton solo
Kraton solo 
Sosok inilah yang dilihat mengunakan indra keenam Ki Rekso Jiwo atau mungkin karena orang orang yang memiliki kebatinan tinggi dikraton sering menangkap penampakan ini dengan mata batinnya maka meriam pamungkas Pusaka Kraton solo diberi gelar Nyai yang artinya perempuan dan Setomi diambil dari alamat tempat pembuatan meriam tersebut,yaitu di jalan thome atau St.Thome kota madras.
karena lidah jawa jaman dahulu kaku dan mengatakan St.Thome dengan stomi dan alamat pabrik menyiratkan nama perempuan oleh sebab itulah nama meriam pamungkas Pusaka Kraton solo dinamakan Nyai Setomi.
Dan sebelumnya meriam pamungkas ada 2 yaitu kyai setomi dan nyai setomi,sedangkan kyai setomi sekarang berada dimosium jakarta

Ki rekso jiwo sering ketempat ini berawal dari sebuah kejadian yang terjadi pada saat masih duduk dibangku SMP,suatu ketika dimana Ki rekso muda bermain bersama teman teman dipagelaran dan siti hinggil Kraton solo
sesampai disiti hinggil tampaklah pemandangan seorang bapak bapak duduk bersila membakar kemenyan,dihadapannya banyak sekali sesaji dan hati tergelitik saat melihat dan mendengar bapak bapak berdoa dengan suara yang lantang memohon kesembuhan dan keselamatan dengan berbagai macam sesaji
dalam hati terucap "doa kok seperti itu,kalau berdoa ya seperti ini" spontan Ki Rekso jiwo muda menghadap berlawanan dengan bapak bapak tersebut yang menghadap meriam Nyai Setomi,duduk diam tenang menghadap kraton solo dan memohon kepada Sang Maha Kuasa untuk kesembuhan dari penyakit yang diderita saat itu,dan sungguh ajaib setelah tidur malam,pagi hari Permohonan dikabulkan dengan kesembuhan 

*shubhanallah,wal hamdulillah,wala ila ha ilallah,walaquata illa billah hil aliyil adzim*
whatshap Ki Rekso Jiwo 089666616661

Rabu, 26 Agustus 2015

Tirakat di Tal pitu

Tirakat diTal pitu bersama Ki Rekso Jiwo didesa ngemplak,karang pandan,kabupaten karang anyar bersama teman teman spiritualis dari solo,sala tiga dan semarang
sebuah kegiatan yang biasa dilakukan para spiritual yang bisa diartikan ritual ditempat sepi,walaupun sesungguhnya spiritual adalah pengabungan dua kata dari Spirit atau jiwa dan Ritual atau aktivitas sembahyang yang dilakukan raga
Tirakat di Tal pitu
Tirakat di Tal pitu


Sehingga spiritual Hakekatnya merupakan sebuah tindakan sembah Yang yang dilakukan secara lahir batin untuk tercapainya sebuah tujuan yang diinginkan dan dicita citakan

Banyak hal yang dibahas dalam tukar kawruh sesama pelaku spiritual disaat mereka berkumpul,baik tata cara sembahyang,bermeditasi,sampai dengan membahas hal hal gaib dan berbagai keilmuan

Disuasana malam yang dingin karena berada dilereng gunung lawu sebelah barat,agak jauh dari hiruk pikuk perkampungan,seperti halnya berada dihutan
Tirakat di Tal pitu
Tirakat di Tal pitu

Tenang,damai menentramkan jiwa,Tirakat di Tal Pitu dipilih karena tempat ini sangat dikeramatkan warga sekitar dan luar wilayah,menurut cerita dijaman penjajahan belanda banyak warga yang bersembunyi ditempat ini dan aman dari kekejaman penjajah belanda
disamping itu ditempat ini dipercaya merupakan makam pangeran Majapahit dari keturunan Prabu brawijaya V yang bernama pangeran jambuleko atau sering disebut Ki Ageng Haryo jambuleko


Menurut Ki Rekso Jiwo melalui berbagai sudut pandang,baik menurut catatan sejarah maupun mata batin,tempat ini adalah sebuah pedanyangan yang secara alami memiliki daya supranatural yang sangat kuat dan pada masa runtuhnya kerajaan majapahit,prabu brawijaya melakukan pertapaan digunung lawu dan anak maupun abdi dalem yang masih setia menyusuri gunung lawu hingga ketempat ini untuk menyerap energi disini.

Walaupun Gunung lawu terdapat banyak sekali tempat yang memiliki aura positif tinggi namun karena setiap orang memiliki keinginan dan kemantapan hati sendiri sendiri sehingga mencari tempat yang sesuai dengan kata hatinya sesuai petunjuk batin yang diterima sebagai ilham atau wahyu yang harus dilaksanakan.
Sehingga tempat ini disamping sebagai pedanyangan dan maqom atau bahasa indonesianya adalah petilasan Ki Ageng Haryo Jambuleko,yang berbeda istilah dengan Makam yang berarti kuburan,oleh sebab itulah terjadi kesalah fahaman yang membuat orang salah mengartikan antara Makam dan maqom

Tirakat di Tal pitu
Tirakat di Tal pitu
Acara Tirakat di Tal Pitu yang dilakukan malam hingga pagi yang diawali dengan saling tukar kawruh hingga tengah malam,selanjutnya berdoa bersama diMaqom yang dibentuk Makam dan menetralisir energi negatif yang berada disekitar karena ada beberapa orang yang menggunakan tempat ini dengan ritual keinginan yang tidak baik.
sehingga dengan penguraian energi negatif tersebut dapat menjadikan energi alami tempat ini menjadi bersih kembali atau tetap positif
Setelah itu kembali bercengkrama bersama membabar keilmuan keilmuan warisan budaya nusantara hingga mentari bersinar dari timur menerangi suasana pagi yang cerah
whatshap Ki Rekso Jiwo 089666616661